Pernyataan Mutu

Universitas Semarang berkomitmen melaksanakan penjaminan mutu secara konsisten dan berkelanjutan untuk mewujudkan visi, melaksanakan misi dan mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui peningkatan budaya mutu.

Kebijakan Penjaminan Mutu

Pada pertengahan tahun 2004, Senat Universitas Semarang (USM) telah menetapkan suatu kebijakan untuk menyusun sistem penjaminan mutu di USM. Kebijakan ini merupakan implementasi dan tindak lanjut dari pasal 57 ayat 1 Undang Undang RI Nomor 20 Thaun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, lebih lanjut mengacu pada Undang Undang RI Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Permen Dikbud Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan TInggi dan Permen Dikbud Nomor 50 tahun 2014 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan TInggi. Didasarkan atas regulasi tersebut maka, penyelenggara dan pengelola USM mengacu pada pentingnya peningkatan mutu berkelanjutan. Dalam perencanaan strategis pendidikan nasional dewasa ini, isu utamanya adalah Penjaminan Mutu. Paradigma pengelolaan Universitas Semarang mengedapnkan akuntabilitas, tranparasi, otonomi, akreditasi, evaluasi dan kebersamaan yang semuanya diarahkan untuk peningkatan mutu berkelanjutan melalui tri dharma dan kegiatan penunjang lainnya.

Sistem penjaminan mutu di USM ditetapkan dengan menyelenggarakan tiga kegiatan evaluasi yang meliputi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dalam bentuk kegiatan akreditasi institusi maupun program studi.